Putus atau Lanjut, Keputusan Ini Harus Anda Ambil dalam Menjalani Pacaran Beda Agama

Sifat cinta yang universal, mungkin inilah yang membuat cinta dapat dirasakan oleh dua insan yang berbeda suku, ras atau bahkan agama, termasuk juga melibatkan pacaran beda agama. Fokus pada cinta beda agama, fenomena ini masih marak di sekitar kita. Perbedaan agama yang merupakan jalan hidup tidak menghalangi dua insan yang tengah dimabuk asmara menjalani kisah cinta yang penuh problematika. Bagaimana tidak, dalam sebuah ikatan pacaran sekalipun, harus ada suatu komitmen hubungan selanjutnya, yaitu pernikahan.

Sulitnya Perkawinan Beda Agama

Di indonesia sendiri terkait pernikahan mengatur dalam undang-undang perkawinan (UUP), bahwa suatu perkawinan dianggap sah jika dilakukan berdasarkan agama dan kepercayaan masing – masing mempelai. Sehingga jika ditafsirkan lebih lanjut, UUP tersebut mengisyaratkan larangan menjalin hubungan perkawinan lintas agama. Namun, berdasarkan kejadian saat ini, nyatanya para selebriti misalnya, mereka dapat menjalani pernikahan tanpa kendala aturan yang berarti. Jawaban atas hal itu adalah penundukan salah satu mempelai pada agama pasangannya dan sebaliknya. Bagaimana rumitkan,

Tidak hanya prosesi yang rumit, karena harus menundukkan pada agama bukan panutan anda, pertentangan dalam lingkungan keluarga dan masyarakat pastilah akan anda rasakan. Entah anda tidak dianggap sebagai anak oleh orang tua hingga dianggap anak durhaka, menjadi bahan gunjingan tetangga atau bahkan anda dan pasangan anda akan terasingkan oleh lingkungan masyarakat sekitar anda. konflik batin pun bertambah, jika anda memiliki anak dari pasangan yang bukan seagama.

Pasangan Terbaik Dalam Islam

Dalam islam sendiri, aturan terkait memilih pasangan  telah jelas dalam Al – quran, bahkan Allah secara tegas menyatakan bahwa budak lebih baik dipilih daripada orang yang memiliki keyakinan yang berbeda dengan anda sampai ia beriman. Ketegasan ini mengisyratkan bahwa terlarangnya hubungan perkawinan lintas agama. Terkait anak sendiri, islam memandang anak yang lahir dalam hubungan apapun  dalam keadaan suci, termasuk hubungan lintas agama ini.

Namun islam tetap menghukumi zina, hubungan intim dua orang yang berbeda agama, sekalipun oleh negara dianggap pasangan yang sah. Selain itu anak pun dihadapkan oleh dua pilihan yang sulit dalam memilih antara agama ayah atau ibu. Sehingga tak heran anak mengalami tekanan batin, yang kemudian berdampak pada perkembangan psikologinya.

Jadi sobat, masihkah anda berfikir bahwa cinta adalah segalanya yang mampu melegalkan suatu hubungan, termasuk beda agama. Pertimbangkanlah baik – baik dalam menjlin cinta dengan beda agama. Memang semua agama mengajarkan kebaikan, namun pastilah agama yang kamu yakini saat ini merupakan agama yang paling benar. Banyak problem yang akan kamu hadapi dalam menjalin hubungan beda agama. Satu hal yang terpenting dari itu semua, mungkin kah kau tukar cinta pada Tuhan mu dengan cinta pada manusia yang tak yakin kepada-Nya.

Bagaimana mungkin kau tega meninggalkan aturan yang telah ditetapkan Tuhan mu untuk memenuhi hasrat asmara yang sementara. Ingatlah cinta Tuhan Kepadamu, tanpa meminta kasih-Nya selalu tercurah. Pikirkanlah hal itu!

Akhirnya lanjut atau putus, bagi anda para pejuang cinta dan pacara beda agama, semua keputusan ada ditangan anda. Pesan terbaiknya, pikirkan secara matang apa yang akan anda ambil, jangan sampai keputusan tersebut membuat anda menyesal dunia hingga alam baka nantinya. Belum lagi, banyak persoalan yang akan timbul jika kamu tetap mempertahan hubungan pacaran beda agama kamu.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *